Tuesday, September 15, 2020

ayah

 Untuk seorang laki-laki yang kupanggil ayah, adalah sosok yang spesial dan amat mengagumkan. 

dia adalah imam dari seorang bidadari, dan tulang punggung bagi beberapa nyawa yang masih bisa tertawa hingga detik ini. 
Dia adalah harapan dan kasih sayang yang tiada habisnya.
dia selalu berjanji untuk membahagiakanku meski tak pernah terucap. 
tanpa sedikit pun beban aku tumbuh dengan hangatnya kasih sayang. 
dia selalu tegar meski terkadang air mata mengalir jauh dari pandanganku.
terkadang... 
aku acuh dan meminta hal yang tak begitu penting, kadang merengekpun masih menjadi hobyku. 
tapiii....
waktu terlalu singkat dalam perjanjian.
yang memaksaku untuk berdiri tanpa sebelah kaki,
batinku bergumam, bagaimana aku berjalan tanpa sebuah tongkat?..
Tapi Allah menyayanginya lebih dari apapun.
dalam bahasanya beliau menasehatiku "jangan salahkan apapun yang membuatmu kehilangan, tapi ikhlaskanlah karena hanya itulah satu-satunya cara untuk membahagiakan yang telah hilang".
aku mengerti beliau kembali bukan tanpa persiapan, 
beliau yakin bahwa aku mampu,,
tapi tetap saja seperti kata dilan, bahwa rindu itu berat dan menyakitkan..

dan aku sedang merasakan kerinduan yang menyakitkan itu, Ayah...

No comments:

Post a Comment

buku

 Dulu ayah pernh tanya "dek ap hal yg paling kamu senangi" lalu aku jwb "buku yah,  klo ayah beliin lia buku hehe".. Ken...